Sejarah Peradaban Umat Islam Abad 7 Di Eropa

Sejarah-Peradaban-Umat-Islam-Abad-7-Di-Eropa

sejarahdunia – Sejarah peradaban Islam di Eropa ternyata sudah tercatat dari abad 7 atau tepatnya pada tahun 711 masehi. Kala itu di bawah kepemimpin Thariq bin Ziyad, pasukan Islam mampu menaklukan Eropa hingga beratus- ratus tahun lamanya.

Pada masa kepemimpinan Thariq bin Ziyad pasukan Islam mampu menciptakan berbagai perubahan- perubahan yang signifikan. Menurut sejarah, Islam memasuki Eropa ketika disana sedang berada pada masa kegelapan atau ketika peperangan berkecamuk.

Dikutip dari buku Wahjudi Djaja, Sejarah Eropa dari Eropa Kuno Hingga Eropa Modern, (2012: 40), di masa-masa genting peperangan pasukan Islam masuk ke dataran Eropa melalui berbagai jalur.

Petualangan ini memberikan akhir yang bahagia bagi pasukan Islam dibawah Thariq bin Ziyad. Mereka berhasil menginjakan kaki dan menaklukan Eropa dengan mudah.

Lalu bagaimana mereka bisa berhasil menaklukan Eropa, dan seperti apa proses kejayaan Islam di Eropa?

Thariq bin Ziyad Awal Sejarah Peradaban Islam di Eropa
Perjumpaan awal Islam dengan Eropa dimulai pada masa kepemimpinan Thariq bin Ziyad dibawah Dinasti Ummayah. Thariq bin Ziyad memimpin pasukannya menyeberangi selat Giblatar dan mampu menaklukan kerajaan Visigoth pada tahun 711.

Thariq bin Ziyad dan pasukannya kemudian membangun peradaban Islam pertama di Eropa. Keadaan ini terbilang gemilang sebagai kemajuan Islam pada kala itu. Karena diketahui masa pendudukan Islam di Eropa terjadi setelah 80 tahun wafatnya Nabi Muhammad S.A.W.

Dalam sejarah peradaban Islam di Eropa di bawah kepemimpnan Thariq bin Ziyad tercatat mampu bertahan cukup lama. Diketahui kehadiran Islam di Spanyol berlangsung lebih dari 780 tahun lamanya.

Bahkan beberapa dataran Eropa seperti Sisilia dan Italia bagian selatan berada di bawah kekuasaan Islam dari abad ke 9 hingga abad ke 11. Hal itu seperti ditulis Thomas Schmidinger, pada artikel “Looming Shadows”, (2011: 99).

Dominasi Islam berada di Spanyol dengan ibu kotanya Cordoba. Namun jauh dari itu Islam telah menyebar dan menjadi kaum minoritas di beberapa negara besar lainnya di Eropa.

Seperti halnya kaum Muslim minoritas di bagian Timur dan Tenggara Eropa. Masyarakat Muslim disana hadir dengan masyarakat penutur bangsa Turki, seperti suku Tar-tar di Rusia dan beberapa suku Turki di wilayah kesultanan Ottoman.

Islam di Al – Andalus

Sejarah peradaban Islam di Eropa yang kokoh diketahui juga tercatat pada masa pemerintahan Islam Al-Andalus. Al-Andalus yang juga merupakan nama dalam bahasa Arab untuk menyebut bangsa Moor di Iberia.

Nama Al-Andalus juga kerap dikaitkan dengan deskripsi bagian dari semenanjung Iberia dan Septimania yang berada dibawah naungan pemerintahan masyarakat Islam yang sudah ada sejak periode 711 sampai dengan 1492.

Nama Al- Andalus biasa dikenal dengan Andalusia. Namun menurut penelitian istilah itu ambigu. Karena nama Andalusia itu merujuk pada nama salah satu daerah administrasi negara modern di Spanyol, atau sebutan untuk administrasi negara diluar kepemimpinan Islam. Pendapat itu dikutip dari “Islam It’s Also Our History: Fourteen Centuries Of Relations Between Europe And The Muslimworld ”, (2010: 9).

Diketahui pemerintahan Al-Andalus di Spanyol pada abad ke sebelas masehi mencangkup beberapa negara lain seperti Afrika Utara dan membentuk sebuah entitas budaya tunggal. Pemerintahan Islam di Eropa masa Al-Andalus menjadi awal bagi sebuah kegemilangan negara muslim Eropa.

Baca Juga :Sejarah Dari Perkembangan CPU

Sejarah Peradaban Islam di Eropa pada Masa Andalusia

Andalusia di bawah kepemimpinan Khalifah Abdurahman, Al-Hakam, Al-Manshur benar-benar mengalami puncak kejayaannya, baik dalam bidang keagamaan maupun kebudayaan.

Kota Cordoba yang ditetapkan sebagai Ibu kota Spanyol masa Islam kini menjadi pusat kebudayaan yang seimbang dengan Kairawan, Damaskus, atau Baghdad.

Menurut catatan laporan arsip daerah setempat di Spanyol tercatat bahwa di kota Cordoba memiliki 1.600 masjid, 900 pemandian umum, 60.300 villa, 213.077 rumah, dan 80.455 toko. Hal itu seperti ditulis Ammar Muhammad dalam “Islamisasi Andalus”, Article Researchgate (September: 2018).

Dari laporan tersebut dapat kita lihat seberapa majunya peradaban Islam di Eropa. Dari data tersebut juga kita bisa mengetahui perkembangan ekonomi Islam di Spanyol yang begitu berkembang pesat. Begitupun lahir banyak cendikiawan yang mampu menguasai teknologi-teknologi canggih terutama arsitektur.

Bahkan catatan sejarah Ibn Hawql yang mengunjungi Andalusia saat itu menyebutkan bahwa semua kota di Andalusia besar dan ramai. Beberapa sudut memiliki fasilitas perkotaan yang sangat lengkap, seperti jalan-jalan yang terlihat lapang dan bersih, pemandian dan penginapan.

Akan tetapi dengan catatan yang sama Andalusia masih memiliki beberapa wilayah yang tertinggal. Menurut beberapa pengamat hal ini menandakan adanya minoritas yang tak sefaham dengan Islam di Andalusia.

Saat itu interaksi dengan Islam dan bahasa Arab dipersepsi sebagai suatu jalan menuju kemajuan dan perkembangan peradaban. Begitulah sejarah peradaban Islam di Eropa yang layak untuk disimak sebagai bahan pengetahuan.

Related posts