Penemu yang Menyesal Atas Temuannya

Penemu yang Menyesal Atas Temuannya

Penemu yang Menyesal Atas Temuannya РBiasanya para penemu bangga terhadap penemuan-penemuannya, tetapi beda halnya dengan penemu penemu dalam daftar dibawah ini, bukannya bangga mereka malah menyesal atas temuannya. Semua teknologi modern yang kita miliki saat ini ialah hasil dari kerja keras para penemu. Maka, kita perlu berterima kasih pada mereka karena sudah sangat berjasa. Namun, tidak semua penemu merasa senang dengan hal yang ia ciptakan. Justru, beberapa penemu sangat menyesal atas benda yang ia ciptakan dan berharap bisa memutar waktu kembali.

Siapa saja penemu yang dimaksud dan mengapa mereka menyesal atas temuan yang mereka ciptakan sendiri? Let’s get closer!

1. Mikhail Kalashnikov, pencipta AK-47

AK-47 adalah salah satu senapan paling kuat dan mematikan di dunia. Penciptanya adalah Mikhail Kalashnikov, seorang jenderal, penemu dan insinyur asal Rusia. AK-47 dirancang untuk menjadi senapan otomatis sederhana yang bisa diproduksi secara massal, terang laman Mental Floss.

Kalashnikov meninggal di tahun 2014 pada usia 94 tahun di Rusia. Ia menulis surat yang ditujukan pada kepala gereja Ortodoks Rusia di tahun 2010 dan mengungkapkan rasa penyesalannya menciptakan AK-47. Senapannya telah membunuh banyak orang dan ia takut disalahkan atas kematian mereka.

2. Tom Karen, penemu Raleigh Chopper

Sebelum sepeda BMX muncul, Raleigh Chopper adalah sepeda yang cukup populer. Ini karena sepeda ini memiliki pelana yang nyaman, posisi duduk yang santai dan mempunyai setang besar seperti Harley Davidson. Di tahun 1970-an, sepeda Raleigh Chopper adalah sepeda yang cukup laris penjualannya, ungkap laman Mental Floss.

Namun, justru pencipta Raleigh Chopper, Tom Karen, tidak antusias ketika Chopper akan diproduksi lagi. Menurutnya, Chopper bukan sepeda yang bagus karena sangat berat dan akan merepotkan jika dibawa ke tempat yang jauh. Ia mengatakan bahwa ada orang yang mengendarainya dari Land’s End ke John O’Groats, tetapi berujung dengan penyesalan.

3. Julius Robert Oppenheimer dan Albert Einstein sebagai penemu bom atom

Bom atom adalah senjata perang yang paling mematikan dan membawa kehancuran. Penciptanya adalah Julius Robert Oppenheimer dan Albert Einstein. Di bulan Agustus tahun 1945, bom atom ini dipakai untuk meledakkan dua kota di Jepang, yakni Hiroshima dan Nagasaki. Tak kurang dari 250 ribu orang tewas akibat ledakan bom atom itu.

Oppenheimer menyesali ciptaannya. Ia mengutip kata-kata dari Bhagavad Gita yang berbunyi, “Sekarang saya menjadi kematian dan penghancur dunia.” Sementara, Einstein ikut berperan dengan teori relativitasnya. Einsten turut menyesal berkontribusi dalam menciptakan bom atom karena kerusakan masif yang ditimbulkan olehnya.

4. Ethan Zuckerman, pencipta iklan pop-up

Pernah merasa kesal ketika ada iklan pop-up yang muncul di layar dan membuat tulisan yang sedang kita baca tertutupi? Sosok yang bertanggung jawab atas hal itu adalah Ethan Zuckerman, pencipta iklan pop-up. Tujuan awal iklan pop-up dibuat adalah untuk meningkatkan pendapatan dari halaman website gratis, ujar laman Mental Floss.

Tetapi, kebanyakan dari kita menganggap iklan itu mengganggu dan tidak berminat untuk mengklik iklan tersebut. Sebagian orang menganggap bahwa iklan pop-up itu useless dan tidak meningkatkan pendapatan mereka. Ethan Zuckerman pun menyatakan permintaan maaf terbuka dan berkata bahwa ia hanya berniat baik kala menciptakan iklan pop-up.

5. Dong Nguyen, kreator game Flappy Bird

Saat awal kemunculannya, game Flappy Bird sangat meledak dan populer. Seharusnya, ini membuat senang Dong Nguyen, pencipta game Flappy Bird. Namun, nyatanya ia justru menerima komentar negatif yang penuh kebencian dari warganet. Bahkan, ia juga menerima ancaman pembunuhan. Ngeri!

Pada 10 Februari 2014, Dong Nguyen menarik game ini dari AppStore dan Google Playstore, tutur laman Mental Floss. Ini dilakukan bukan karena ancaman yang ia terima, tetapi ia menyesal bahwa Flappy Bird menjadi game yang sangat adiktif. Setelah game ini dihapus, muncul banyak game sejenis yang meniru konsepnya.

Baca Juga: Sejarah Peradaban Umat Islam Abad 7 Di Eropa

6. Bob Propst, penemu kubikel perkantoran

Di tahun 1960-an, Bob Propst bekerja sebagai konsultan untuk Herman Miller. Saat itu, ia memperkenalkan kantor terbuka dengan bilik-bilik yang disebut sebagai kubikel. Menurut Bob pada New York Times di tahun 1997, tujuannya adalah untuk memberi pekerja fleksibilitas dan mempermudah interaksi daripada ruang-ruang perkantoran biasa.

Namun, para perusahaan melihat idenya sebagai cara untuk menghemat uang. Maka, banyak perusahaan yang menghilangkan kantor dan menggantinya dengan kubikel. Bob Propst lalu menyesali penemuannya sendiri, ungkap laman Mental Floss. Menurutnya, penemuan ini membuat pekerja menjadi individual dan kehilangan privasi.

7. Kamran Loghman, pencipta semprotan merica

Semprotan merica banyak digunakan oleh perempuan sebagai alat untuk melindungi diri dari kejahatan. Kamran Loghman adalah penemu semprotan merica. Ia bekerja untuk FBI di tahun 1980-an dan mengubah semprotan merica menjadi bahan sekelas senjata. Namun, penyalahgunaan semprotan merica membuatnya menyesal.

Para aparat kepolisian sering kali sewenang-wenang menyemprot demonstran dengan semprotan merica. Hal ini untuk membuat demonstran patuh dan tidak membuat keonaran. Tetapi, hal ini dianggap sebagai pelanggaran hak sipil. Padahal, demonstran tidak melawan, tetapi polisi tetap menyemprot matanya dengan semprotan merica.

Nah, itulah 7 penemu yang merasa menyesal dengan ciptaannya sendiri. Semoga informasi singkat ini bermanfaat, ya!